Jumat, 27 Maret 2009

cara menghadapi stress

Setiap hari, ada saja peristiwa yang menguji kesabaran dan menekan jiwa kita. Anak kita membandel, suami acuh tak acuh, isteri ngomel, teman kita menghina dan mengumpat, bisnis tidak menguntungkan bahkan malah terancam bangkrut, saham jatuh, tidak lulus ujian dan lain-lain lagi. Begitulah nasib kita manusia. Sejauh mana pun kita coba untuk mengelak dari perkara-perkara yang mengganggu ketenangan dan kenyamanan kita, hal-hal tadi tetap akan terjadi juga.

Sebagai makhluk yang diciptakan Tuhan, sedikit pun kita tidak ada kuasa untuk menolak ketentuan Tuhan. Kalau Tuhan ingin kita sakit, walau bagaimana pun kita coba menjauhi penyakit, kita tetap akan jatuh sakit. Kalau Tuhan tidak mau kita jadi kaya, walau bagaimana pun kita mengusahakan kekayaan, ia tidak akan dimiliki juga. Dan memang usaha manusia itu tidak dapat menentukan hasil akhir atau tidak memberi bekas sedikitpun .

Lantas, persiapan apa yang perlu kita buat untuk menghilangkan stress ketika menghadapi pelbagai bentuk nasib malang yang pasti menimpa kita? Dintaranya ialah:

1. Mengenal diri kita sebagai penerima nasib malang dan juga mengenal Tuhan sebagai pemberinya .

Kita harus kenal bahwa diri kita adalah hamba ciptaan yang sangat lemah dan tidak punya apa-apa. Malah dalam penciptaan diri kita sendiri, kita tidak ada campur tangan, tidak ada saham, sama sekali tidak keluar modal. Keputusan untuk mencipta diri kita pun semuanya ditentukan oleh Tuhan. Selain seluruh badan kita yang begitu unik dan kompleks ini, Tuhan jugalah yang memberi kita daya upaya, fikiran dan perasaan. Lantaran itu, apabila Tuhan timpakan sesuatu kesusahan ke atas diri kita, inilah peluang untuk kita sadar bahwa diri kita adalah hamba yang lemah dan tidak punya kuasa apa-apa . Mungkin selama ini kita sudah merasa berkuasa,me rasa mampu dan merasa pandai dan bisa, sehingga kita lupa untuk bergantung dan berharap kepada Tuhan.

2. Setiap takdir Tuhan ke atas kita, selain kekufuran, semuanya mengandung hikmah dan pelajaran .


Antaranya ialah:
a. Kalau Tuhan sekali-sekali menyakitkan kita, sudah tentu ada maksud yang baik dari Tuhan .
Antara maksud-maksud baik Tuhan ialah Dia ingin menghapuskan dosa kita, Dia ingin kita insyaf di atas kelemahan diri kita, Dia ingin kita ingat-ingat kesalahan kita dan memperbaikinya serta bertaubat, Dia ingin kita merasakan penderitaan orang lain agar kita menjadi orang yang lebih prihatin dan simpati. Dia juga ingin kita lebih bergantung dan berharap kepada-Nya.

b. Kalau Tuhan sekali-sekali memiskinkan kita, tentu ada maksud pendidikan juga .
Mungkin Dia ingin kita mendapat pahala sabar karena miskin. Dia ingin kita merasakan penderitaan orang miskin. Dan tentunya Dia ingin kita meneliti kembali segala tindak-tanduk kita, apakah kita sudah melakukan suatu kesalahan dan kesilapan yang menyebabkan Tuhan tidak membantu kita.

c. Begitu juga apabila kita sekali-sekali dibuat terhina .
M
ungkin Tuhan ingin kita bertaubat karena kita pernah menghina atau menzalimi orang lain ataupun Dia ingin mengungkai rasa sombong yang bersarang di dalam hati kita. Atau Tuhan sengaja memberi kesusahan itu karena Dia ingin mengangkat darjat kita di sisi-Nya.

d. Apabila berhadapan dengan ujian, waktu itu akan terlihat jelas penyakit-penyakit hati yang masih bersarang di dalam hati kita, seperti sombong, pemarah, hasad dengki, dendam dan lain-lain lagi .
Penyakit hati ini mungkin tidak dapat kita rasakan atau tidak dapat kita kesan dalam suasana yang tenang dan nyaman, tetapi sifat jahat tadi akan terasa dan terlihat apabila hati kita tertekan. Penyakit-penyakit inilah yang membuat kita stress. Apabila sedang stress, barulah kita tahu siapa diri kita sebenarnya. Kalau sebelum ini nampak lemah lembut, bila stress kita bisa jadi marah-marah tak tentu arah. Kalau selama ini nampak sabar, tetapi bila stress kita dapat bertindak di luar batasan.

Pendek kata, segala sesuatu yang ditimpakan ke atas kita adalah untuk kebaikan diri kita. Dia ingin mendidik kita agar kita kembali kepada-Nya sebagai hamba yang diredhai-Nya. Dengan ini, kita akan selamat dari kemurkaan-Nya.

3. Hendaklah pandai menerima ketentuan dan takdir Tuhan secara positif supaya hati kita akan tenang dan kita juga akan mendapat hasil yang positif darinya .
Sebaliknya, kalau kita menerimanya secara negatif, hati kita akan tertekan dan stress dan sudah tentu kita juga akan mendapat hasil yang negatif.

stress.jpg

Contohnya:
Kita ditakdirkan mendapat anak-anak yang nakal, atau teman-teman yang menyebalkan. Setiap hari, ada saja kelakuannya yang sangat mengganggu kita.
Kalau kita menerimanya secara positif, kita akan berkata kepada diri kita, Karena dosa akulah anak-anak aku ini nakal. Allah buat seperti ini untuk membersihkan dosa-dosa yang sudah aku lakukan.

Ataupun kita boleh berkata begini, Tuhan memberi aku ujian ini untuk memberi aku pahala sabar. Kalau aku sabar, bukan saja aku akan dapat ganjaran di sisi Tuhan tetapi yang lebih penting, aku dapat mendekatkan diri kepada Tuhan.

Kalau begini penerimaan kita, tentulah kita tidak akan marah-marah atau ngomel dan menghukum anak di luar batasan atau mengamuk-ngamuk kepada suami kita. Sebaliknya, kita akan terus-menerus menasihatinya dengan baik dan mendoakan anak kita agar dia menjadi anak yang soleh satu hari nanti. Dan biasanya, berkat prasangka baik kita kepada Tuhan, anak itu akan menjadi anak yang baik apabila dia besar.

Ini selaras dengan firman Tuhan yang maksudnya:
Aku di atas prasangka hamba-hamba-Ku ke atas-Ku.

Penerimaan yang negatif adalah jika kita merungut-rungut karena nasib yang ditimpakan itu, kita akan bersikap marah-marah serta melepas geram dengan menghukum anak serta terbawa-bawa sikap marah itu kepada orang lain.

Hati kita mungkin berkata, Kenapa Tuhan berikan aku anak yang senakal ini, atau kita akan berkata, Tak ada gunanya dapat anak seperti ini. Bukannya menyenangkan,malah menyusahkan saja.

Akibat didikan yang kasar itu serta sangkaan-sangkaan yang buruk terhadap Tuhan, anak itu bila besar kelak akan menjadi anak yang tidak baik akhlaknya. Stress yang kita hadapi bila anak itu kecil akan terus kita hadapi sehingga dia besar. Bukan saja anak yang rugi, kita juga akan turut rugi. Ini semua karena buruk sangka kita dan tidak pandainya kita menerima takdir Tuhan.

Lantaran itu, terimalah segala takdir Tuhan dengan sebaik-baiknya. Anggaplah setiap takdir itu sebagai didikan langsung dari Tuhan dengan penuh kasih sayang. Dengan sikap begini, hati tidak akan stress, kita dapat menambah rasa kehambaan serta dapat pula mengungkai sifat-sifat yang tidak baik dalam diri kita dengan lebih cepat. Malahan kita juga tidak akan mengakibatkan kesan negatif kepada orang di sekeliling kita.



Labels : free wallpapers wall black weldingmachines

Kamis, 26 Maret 2009

rahasi kebahagiaan

Rahasia Kecil Kebahagiaan

Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.

Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.

Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.

Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut “bodoh”? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.

Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan TUHAN yang satu.

Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.

Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.

Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.

Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri “Aku bebas dalam diriku”.

Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.

Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?

Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.

Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara! yang tidak prinsipiil.

Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya.

Rasakan apa yang dikatakannya.

a

Labels : free wallpapers wall black weldingmachines

the true of water

The True Power of Water : Dr. masaru Emoto : JapanKeajaiban Air

Kilasan Buku : KotaSantri.com
Rubrik Artikel : Mimbar, Tsaqafah
Publikasi : 23-06-2006 @ 09:09

“Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup.” (QS. Al Anbiya : 30).Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Air murni dari mata air di Pulau Honshu dido’akan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -5 derajat C di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk kristal segi enam yang indah.

Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama. Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.

Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan do’a Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu.

Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya The Hidden Message in Water, Dr. Masaru Emoto menguraikan bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang dido’akan bisa menyembuhkan si sakit.

Dulu, hal tersebut kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan do’a kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.

Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari dido’akan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya shaleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah.

Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota dido’akan dengan serius untuk keshalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.

Rasulullah SAW bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya.” Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh.

Subhanallah… Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat, karena dia menyimpan pesan do’a jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim AS.

Bila kita renungkan berpuluh ayat Al-Qur’an tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lagi yang menunggu disingkap manusia. Islam adalah agama yang paling melekat dengan air.

Shalat wajib perlu air wudhu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar.

Tetapi kita belum melakukan dzikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al-Qur’an dan hadits. Wallahu a’lam. *)

Lepas dari kebenaran akan hal yang dibahas di atas ini, kita hanya boleh percaya bahwa jika Allah berkehendak atas sesuatu, pasti terjadilah. Dan semua itu hanya Allah yang tahu. Semoga kita sekalian diberikan petunjuk oleh Allah dan diperlihatkan kebenaran yang sebenar-benarnya oleh Allah Swt. Amin. (Jaka)

Labels : free wallpapers wall black weldingmachines


Suasana ShubuhSetiap pagi kalau kita tinggal didekat mesjid maka akan terbangun mendengar adzan subuh, yang menyuruh kita untuk melaksanakan shalat subuh. Bagi mereka yang beriman segera saja melemparkan selimut dan segera wudhu dan shalat baik di rumah masing-masing atau ke mushalla atau masjid terdekat dengan berjalan kaki.

Mungkin menjadi pertanyaan mengapa Tuhan memerintahkan kita bangun pagi dan shalat subuh? Berbagai jawaban dari semua disiplin ilmu tentunya akan banyak dijumpai dan membedah serta memberikan jawaban akan manfaat shalat subuh itu. Dibawah akan diulas sedikit mengani manfaat shalat subuh, instruksi Allah sejak 1400 tahun yang lalu.

Dalam adzan subuh juga akan terdengar kalimat lain dibandingkan dengan kalimat-kalimat yang dikumandangkan muazin untuk waktu-waktu shalat selanjutnya. Kalimat yang terdengar berbeda dan tidak ada pada azan di lain waktu adalah “ash shalatu khairun minan naum”.

Arti kalimat itu adalah shalat itu lebih baik dari pada tidur. Pernahkah kita mencoba sedikit saja menghayati kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”?

Mengapa kalimat itu justru dikumandangkan hanya pada shalat subuh, tatkala kita semua sedang terlelap, dan bukan pada adzan untuk shalat lain.

Sangat mudah bagi kita semua mengatakan bahwa shalat subuh memang baik karena menuruti perintah Allah SWT, Tuhan semesta Alam, Apapun perintahnya pasti bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tetapi disisi mana manfaat i tu? Apa supaya waktu banyak untuk mencari rezeki, tidak ketinggalan kereta atau bus karena macet? Pada waktu dulukan belum ada desak-desakan seperti sekarang semua masih lancar, untuk itu tinjauan dari sisi kesehatan kardiovaskular masih menarik untuk dicermati.

Untuk tidak berpanjang kata, maka dikemukakan data bahwa shalat subuh bermanfaat karena dapat mengurangi kecenderungan terjadinya gangguan kardiovaskular.

Pada studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai suatu penelitian yang shahih maka dikatakan puncak terjadinya serangan jantung sebagian besar dimulai pada jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Mengapa demikian? Karena pada saat itu sudah terjadi perubahan pada sistem tubuh dimana terjadi kenaikan tegangan saraf simpatis (istilah Cina:Yang) dan penurunan tegangan saraf parasimpatis (YIN). Tegangan simpatis yang meningkat akan menyebabkan kita siap tempur, tekanan darah akan meningkat, denyutan jantung lebih kuat dan sebagainya.

Pada tegangan saraf simpatis yang meningkat maka terjadi penurunan tekanan darah, denyut jantung kurang kuat dan ritmenya melambat. Terjadi peningkatan aliran darah ke perut untuk menggiling makanan dan berkurangnya aliran darah ke otak sehingga kita merasa mengantuk, pokoknya yang cenderung kepada keadaan istirahat.

Pada pergantian waktu pagi buta (mulai pukul 3 dinihari) sampai siang itulah secara diam-diam tekanan darah berangsur naik, terjadi peningkatan adrenalin yang berefek meningkatkan tekanan darah dan penyempitan pembuluh darah (efek vasokontriksi) dan meningkatkan sifat agregasi trombosit (sifat saling menempel satu sma lain pada sel trombosit agar darah membeku) walaupun kita tertidur. Aneh bukan? Hal ini terjadi pada semua manusia, setiap hari termasuk anda dan saya maupun bayi anda. Hal seperti ini disebut sebagai ritme Circardian/Ritme sehari-hari, yang secara kodrati diberikan Tuhan kepada manusia. Kenapa begitu dan apa keuntungannya Tuhan yang berkuasa menerangkannya saat ini.

Namun apa kaitannya keterangan di atas dengan kalimat ”ash shalatu khairun minan naum”? Shalat subuh lebih baik dari tidur?

Secara tidak langsung hal ini dapat dirunut melalui penelitian Furgot dan Zawadsky yang pada tahun 1980 dalam penelitiannya mengeluarkan sekelompok sel dinding arteri sebelah dalam pada pembuluh darah yang sedang diseledikinya (dikerok).

Pembuluh darah yang normal yang tidak dibuang sel-sel yang melapisi dinding bagian dalamnya akan melebar bila ditetesi suatu zat kimia yaitu: Asetilkolin. Pada penelitian ini terjadi keanehan, dengan dikeluarkannya sel-sel dari dinding sebelah dalam pembuluh darah itu, maka pembuluh tadi tidak melebar kalau ditetesi asetilkolin.

Penemuan ini tentu saja menimbulkan kegemparan dalam dunia kedokteran.
“Jadi itu toh yang menentukan melebar atau menyempitnya pembuluh darah, sesuatu penemuan baru yang sudah sekian lama, sekian puluh tahun diteliti tapi tidak ketemu”.

Penelitian itu segera diikuti penelitian yang lain diseluruh dunia untuk mengetahui zat apa yang ada didalam sel bagian dalam pembuluh darah yang mampu mengembangkan/melebarkan pembuluh itu. Dari sekian ribu penelitian maka zat tadi ditemukan oleh Ignarro serta Murad dan disebut NO/Nitrik Oksida.

Ketiga penelitian itu Furchgott dan Ignarro serta Murad mendapat hadiah NOBEL tahun 1998.

Zat NO selalu diproduksi, dalam keadaan istirahat tidur pun selalu diproduksi, namun produksi dapat ditingkatkan oleh obat golongan Nifedipin dan nitrat dan lain-lain tetapi juga dapat ditingkatkan dengan bergerak, dengan olahraga.

Efek Nitrik oksida yang lain adalah mencegah kecenderungan membekunya darah dengan cara mengurangi sifat agregasi/sifat menempel satu sama lain dari trombosit pada darah kita.

Jadi kalau kita kita bangun tidur pada pagi buta dan bergerak, tatkala tamu yang tidak kita inginkan selalu saja sowan pada setiap pagi gelap, maka hal itu akan memberikan pengaruh baik pada pencegahan gangguan kardiovaskular. Naiknya kadar NO dalam darah karena exercise yaitu wudhu dan shalat sunnah dan wajib, apalagi bila disertai berjalan ke mesjid merupakan proteksi bagi pencegahan kejadian kardiovaskular.

Selain itu patut dicatat bahwa pada posisi rukuk dan sujud terjadi proses mengejan, posisi ini meningkatkan tonus parasimpatis (yang melawan efek tonus simpatis). Dengan exercise tubuh memproduksi NO untuk melawan peningkatan kadar zat adrenalin di atas yang berefek menyempitkan pembuluh darah dan membuat sel trombosit darah kita jadi bertambah liar dan inginnya rangkulan terus.

Demikianlah kekuasaan Allah, ciptaannya selalu dalam berpasang-pasangan, siang-malam, panas-dingin, dan NO-Kontra anti NO.

Allah, sudah sejak awal Islam datang menyerukan shalat subuh. Hanya saja Allah tidak secara jelas menyatakan manfaat akan hal ini karena tingkat ilmu pengetahuan manusia belum sampai dan masih harus mencarinya sendiri walaupun harus melalui rentang waktu ribuan tahun. Petunjuk bagi kemaslahatan umat adalah tanda kasihNya pada hambaNya. Bukti manfaat instruksi Allah baru datang 1400 tahun kemudian. Allahu Akbar.

Mudah-mudahan mulai saat ini kita tidak lagi memandang sholat sebagai perintahNya akan tetapi memandangnya sebagai kebutuan kita. Sehingga tidak merasa berat dan terpaksa dalam menjalankan ibadah dan selalu shalat subuh didahului dengan shalat sunnah dan kalau dapat jalan ke mesjid.

Dan juga anda jangan jadi terlalu bersemangat, karena ingin sehat sehingga shalat subuhnya jadi 3 atau 4 rakaat. Itu tidak ada dalam petunjuk shalat. Selamat shalat subuh dengan penuh rasa syukur pada Allah akan karunia ini. Amien.

Labels : free wallpapers wall black weldingmachines

Sabtu, 21 Maret 2009

apa betul ada teman sejati

teman sejati adalah teman yang selalu berbagi antara lainya...walaupun susah dan senang harus berbagi....tapi apakah teman anada yang terbaik???????????

Labels : free wallpapers wall black weldingmachines